OIKN tingkatkan kemampuan digital warga IKN lewat pelatihan “coding”

admin

OIKN tingkatkan kemampuan digital warga IKN lewat pelatihan “coding”

Ibukota – Otorita Ibu Daerah Perkotaan Nusantara (OIKN) meningkatkan kemampuan digital warga dalam sekitar wilayah IKN melalui inisiatif pelatihan coding yakni Coding Mum dan juga Coding Difabel.

"Ini merupakan kelanjutan dari inisiatif yang tersebut identik lalu ketika ini dihadiri oleh oleh enam desa di dalam Kecamatan Sepaku, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital bagi masyarakat" ujar Deputi Area Transformasi Hijau lalu Digital OIKN Ali Berawi pada Jakarta, Minggu.

OIKN melalui Kedeputian Lingkup Transformasi Hijau kemudian Digital kembali meluncurkan inisiatif Latihan Coding Mum serta Coding Difabel Batch II dalam Kantor Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Rencana ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan dasar di bola teknologi serta digital guna meningkatkan kemandirian serta pengembangan perusahaan lokal, melanjutkan kesuksesan batch pertama.

Baca Juga :  Mendag: Pembangunan IKN bagai Washington DC Amerika Serikat

Pertemuan pelatihan ini dihadiri komunitas tiada semata-mata dari Desa Argo Mulyo, tetapi juga dari desa juga kelurahan lainnya yang digunakan antusias.

Rencana Coding Mum lalu Coding Difabel Batch II akan dilaksanakan melalui lokakarya yang diadakan setiap Hari Sabtu kemudian Akhir Pekan pada Kantor Desa Bukit Raya selama enam minggu mulai dari 26 Mei – 14 Juli 2024.

Partisipan akan diajarkan beraneka materi pembelajaran seperti literasi digital, desain, pengembangan situs, juga pemasaran digital.

Salah satu alumni Coding Mum Batch I yakni Risa mengungkapkan bahwa ia sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini.

"Semua materi yang dimaksud diberikan menurut saya bukan ada yang sulit, asalkan kita mau belajar. serta kita akan didampingi oleh mentor juga, materi yang tersebut paling saya suka adalah Kalender Konten, setiap hari saya harus menciptakan konten yang dimaksud menarik, dari Kalender Konten saya mendapatkan followers dan kerap dipanggil sebagai influencer," kata Risa.

Baca Juga :  KSAD Maruli sebut pembentukan kodam baru penting waktu lama dan juga kajian

Inisiatif pelatihan lainnya yakni Inisiatif Coding Difabel memberikan pengetahuan baru bagi warga mengenai sosial media, juga sebagai pendorong bagi komunitas difabel untuk unjuk gigi menunjukkan kemampuannya di berkarya.

"Memang teman teman difabel agak susah untuk bersosialisasi oleh sebab itu ada rasa minder, semoga kedepannya teman teman difabel yang digunakan lain tiada diperlukan malu akibat kita juga sanggup berkreasi serta turut pada penyelenggaraan Ibu Pusat Kota Nusantara" kata salah satu alumni pelatihan Coding Difabel bernama Aper.

Artikel ini disadur dari OIKN tingkatkan kemampuan digital warga IKN lewat pelatihan “coding”

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar