Tim Kolaborasi FAO-IPB Tinjau Inovasi Ekonomi Biru di Sumatera Utara

admin

**Ekonomi Biru Dijelajahi di Sumatera Utara oleh Tim FAO-IPB**

FAO dan IPB Dorong Implementasi Ekonomi Biru di Sumatera Utara

Medan – Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) berkolaborasi dengan IPB University menyambangi Provinsi Sumatera Utara untuk mendorong penerapan konsep ekonomi biru. Konsep ini diyakini dapat meningkatkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan sumber daya perairan secara berkelanjutan.

“Kami menilai ekonomi biru sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor Leste, Rajendra Aryal.

Selain sebagai upaya mengurangi kelaparan dan kekurangan gizi, ekonomi biru juga diyakini dapat mentransformasi sistem pangan di Indonesia. FAO dan IPB University menyoroti peran penting teknologi terkini, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan harmonisasi dengan lingkungan dalam mewujudkan budi daya perikanan yang terintegrasi.

Delegasi FAO dan IPB University mengunjungi PT Aqua Farm Nusantara (Regal Springs Indonesia), sebuah perusahaan akuakultur yang menerapkan prinsip ekonomi biru. Perusahaan ini memiliki fasilitas pengolahan, pembenihan, pabrik pakan, dan area pembudidayaan ikan tilapia berkelanjutan.

Baca Juga :  DPR tekankan peran penting parlemen atasi isu air di dalam World Water Diskusi

Presiden Direktur Regal Springs Indonesia, Rudolf Hoeffelman, mengungkapkan komitmen perusahaannya terhadap operasi akuakultur yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. “Kami yakin ekonomi biru menawarkan solusi dalam memenuhi kebutuhan pangan global dengan memanfaatkan potensi sumber daya perairan,” ujar Hoeffelman.

Regal Springs Group juga aktif berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Biru melalui kolaborasi dengan Blue Food Partnership dan program-program CSR. Perusahaan ini terus berinovasi untuk meningkatkan keberlanjutan budi daya ikan tilapia terintegrasi.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar