Pastikan takaran LPG 3 kg, Mendag minta bupati/wali kota awasi SPBE

admin

Pastikan takaran LPG 3 kg, Mendag minta bupati/wali kota awasi SPBE

Ibukota Indonesia – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meminta-minta bupati dan juga wali kota mengawasi stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) guna memverifikasi takaran atau isi tabung LPG 3 kg bersubsidi sesuai dengan ketentuan.

"Kita minta para bupati untuk lebih intens, oleh sebab itu itu wilayah mereka itu kan? Lebih intens gitu. Kalau semua Kemendag pusat di Jakarta. Ini adalah kan berada ke kabupaten, oleh dikarenakan itu, kita minta para bupati juga wali kota untuk di depan mengawasi masalah ini," katanya di Jakarta, Sabtu.

Pria yang digunakan akrab disapa Zulhas itu mengemukakan bahwa keterlibatan pemerintah area di melakukan pengawasan SPBE sangat diperlukan, sebab pihaknya telah dilakukan menemukan adanya 11 SPBE yang dimaksud diduga sudah melalukan kecurangan.

Ke-11 SPBE yang disebutkan ada ke Pusat Kota Bandung, Kota Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Purwakarta, Perkotaan Tangerang, Tangerang Selatan dan juga DKI Jakarta. Dari uji sampel pada setiap SPBE di area yang dimaksud ditemukan tabung LPG 3 kg hanya saja berisi 2,2 hingga 2,8 kg.

Baca Juga :  Kemarin, Super Air Jet hingga IKN dikenalkan ke pengusaha perusahaan UEA

"Ada 800 lebih lanjut SPBE ke seluruh Indonesia. Ini adalah kita telah menemukan ada 11 SPBE, baru dicek ke Jakarta, Tanggerang, sebagian Bandung, Cimahi. Jadi, ke Jakarta, ada dalam Ibukota Indonesia Utara, Tanggerang, sebanding Cimahi. Itu telah ada 11 kita temukan yang digunakan kuantitas jumlahnya tidaklah sesuai," ucap Zulhas.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar