Singkong Lampung Melesat, Target Produksi 7,5 Juta Ton di 2024

admin

**Singkong Lampung: Produksi Melesat Menuju Target Raksasa 7,5 Juta Ton**

Produksi Singkong Lampung Meroket, Mayoritas untuk Industri Tapioka

Bandarlampung – Provinsi Lampung menargetkan produksi singkong atau ubi kayu mencapai 7,5 juta ton pada 2024. Proyeksi ini didukung oleh luas lahan pertanian singkong yang mencapai 254.000 hektare.

Hingga 2023, produksi singkong di Lampung telah menembus 7,1 juta ton dari lahan seluas 243.000 hektare. Sementara pada 2022, produksi mencapai 6,7 juta ton.

Mayoritas produksi singkong Lampung dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan industri tapioka, sementara sisanya, sekitar 10%, dikonsumsi langsung. Daerah sentra produksi singkong di Lampung meliputi Kabupaten Lampung Utara, Lampung Timur, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, dan Lampung Tengah sebagai produsen terbesar dengan hasil di atas 1 juta ton.

Pemerintah daerah telah menetapkan harga minimal singkong sebesar Rp900 per kilogram untuk mencegah penurunan harga. Selain itu, pola tanam diatur agar panen tidak berbarengan, karena keterbatasan kapasitas pabrik.

Baca Juga :  Capaian pajak Kaltim-Kaltara mencapai 26,37 persen target APBN 

Meskipun singkong tidak lagi mendapat pupuk subsidi, petani didorong untuk menggunakan pupuk organik sebagai pelengkap. Pemerintah juga mengalokasikan dana untuk menyediakan pupuk organik bagi petani singkong.

Artikel ini disadur dari Pemprov Lampung proyeksi produksi singkong 2024 capai 7,5 juta ton

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar