Helikopter rombongan Presiden Iran jatuh, pencarian masih berlanjut

admin

Helikopter rombongan Presiden Iran jatuh, pencarian masih berlanjut

Teheran – Operasi pencarian juga penyelamatan berlanjut pada Awal Minggu pagi ke wilayah pegunungan ke Iran barat laut, beberapa jam pasca sebuah helikopter yang digunakan ditumpangi Presiden Iran Ebrahim Raisi juga rombongannya jatuh.

Lebih dari 65 kelompok penyelamat darurat sudah pernah dikirim ke tempat pada Provinsi Azerbaijan Timur pada mana insiden itu terjadi, tetapi cuaca buruk menghambat upaya tersebut.

Menurut laporan terbaru, radius operasi pencarian terhadap helikopter yang tersebut mengalami “pendaratan keras” juga mengakibatkan Presiden Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian, ulama senior Ayatollah Al-Hashem kemudian Pengurus Azerbaijan Timur Malik Rehmat itu telah dilakukan dikurangi dari 20 km bermetamorfosis menjadi 2 km.

Namun, status pencarian dilaporkan masih kurang baik di berada dalam kabut tebal, hujan lebat, serta medan yang mana berat pada kawasan tersebut.

Pir Hossein Kolivand, kepala Warga Periode Sabit Merah Iran, menyatakan terhadap TV pemerintah bahwa kelompok penyelamat mencari pada beberapa tempat pada mana mereka itu mengira helikopter itu jatuh tetapi tidak ada menemukan apa pun.

Baca Juga :  Negeri Paman Sam Serukan Iran Setop Pasokan Senjata untuk Houthi

Dia segera menambahkan bahwa kelompok penyelamat pada saat ini telah dilakukan memusatkan perhatian pada posisi lain di wilayah pegunungan tempat mereka pada waktu ini melakukan operasi pencarian, kemudian menambahkan bahwa kondisinya sulit.

Ruhullah Mitafakir Azad, anggota parlemen Iran dari Provinsi Azerbaijan Timur, disitir oleh media pemerintah mengungkapkan bahwa anggota angkatan bersenjata, menteri, anggota parlemen dan juga pejabat provinsi semuanya hadir pada lapangan lalu peralatan yang digunakan memadai telah lama tersedia untuk operasi pencarian kemudian penyelamatan.

Dia berharap “kabar baik” tentang kondisi Raisi dan juga rombongan akan diberitahukan pada beberapa jam setelahnya upaya penyelamatan membuahkan “hasil yang digunakan diinginkan.”

Di antara mereka itu yang tersebut hadir di dalam area kejadian termasuk Wakil Wakil Presiden Mohammad Mokhber serta Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Jenderal Hossein Salami, yang dimaksud dilaporkan mengawasi operasi pencarian juga penyelamatan.

Baca Juga :  Panglima Militer Iran Perintahkan Penyelidikan Jatuhnya Helikopter yang Tewaskan Presiden Raisi

Sebelumnya pada hari yang mana sama, Jenderal Mohammad Bagheri, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, mengajukan permohonan pasukan militer untuk menggunakan semua sumber daya untuk menyelamatkan presiden dan juga rekan-rekannya.

Berbicara terhadap TV pemerintah, Wakil Menteri Luar Negeri Mahdi Safari, yang dimaksud melakukan perjalanan dengan helikopter lain kemudian berhasil sampai ke tujuannya dengan selamat, mengemukakan imam Shalat hari terakhir pekan Tabriz yang mana menemani Raisi menelepon dua kali pasca kecelakaan itu juga berbicara tentang “kondisinya yang mana buruk.”

Laporan mengenai grup penyelamat yang mana menemukan helikopter kepresidenan tiada dapat diverifikasi secara independen.

Sementara itu, masyarakat berkumpul di Lapangan Vali Asr, salah satu jalan raya tersibuk di ibu kota Iran, pada Mingguan di malam hari (19/5), mendoakan keselamatan kemudian kesejahteraan Raisi kemudian rombongan.

Baca Juga :  Baotou, kota baja di dalam menghadapi padang rumput pada Mongolia Dalam, China utara

Sesi doa khusus juga diadakan dalam Kuil Imam Reza dalam Masyhad, kampung halaman Raisi. Dia sebelumnya mengepalai kuil yang dimaksud sebelum berubah menjadi kepala peradilan Iran.

Dalam sambutannya pada Mingguan di malam hari (19/5), Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mendesak semua pemukim untuk mendoakan Raisi serta penduduk lain yang menemaninya, dan juga menggambarkan mereka itu sebagai “pelayan” bangsa Iran.

Insiden itu terbentuk pasca Raisi bergabung dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev untuk upacara peresmian dan juga proyek komisioning hidrolik dalam perbatasan dengan Azerbaijan.

Sumber: Anadolu

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar