Sedikitnya 210 warga Palestina tewas akibat serangan udara negara Israel

admin

Sedikitnya 210 warga Palestina tewas akibat serangan udara negara tanah Israel

Daerah Gaza – Sedikitnya 210 warga Palestina tewas dan juga lebih tinggi dari 400 lainnya terluka di serangan udara negeri Israel pada Hari Sabtu (8/6) ke Jalur Wilayah Gaza tengah, pada saat tentara negeri Israel menyelamatkan empat sandera dalam wilayah tersebut.

Khalil Al Dakran, Direktur Rumah Sakit Al Aqsa ke Deir Al Balah, Wilayah Gaza tengah, mengungkapkan untuk Xinhua bahwa sejumlah warga Palestina yang luka-luka dilarikan ke rumah sakit yang dimaksud akibat serangan bom negeri Israel yang mana intens dalam kamp Nuseirat lalu Daerah Perkotaan Deir Al Balah. Beberapa di antara para penderita yang dimaksud dikonfirmasi tewas.

Warga Palestina yang tersebut luka-luka terus berdatangan, memproduksi rumah sakit yang dimaksud kewalahan di dalam berada dalam kurangnya tempat tidur, obat-obatan, perlengkapan medis sekali pakai, kemudian komponen bakar untuk mengoperasikan generator darurat utama, kata Al Dakran.
 

Baca Juga :  Tanah Melayu sebut empat prioritas bagi Palestina ke penghadapan Negara D-8
Sebuah helikopter yang dimaksud menyebabkan sandera tanah Israel yang mana diselamatkan yang dimaksud diculik oleh gerakan Hamas dari festival Nova pada 7 Oktober tahun setelah itu tiba di dalam sebuah pusat medis di dalam Ramat Gan, tanah Israel pada 8 Juni 2024. Tim negeri Israel pada hari Hari Sabtu menyelamatkan empat sandera tanah Israel yang mana diculik oleh gerakan Hamas ke pada rumah sakit.  Jalur Wilayah Gaza pada 7 Oktober tahun lalu.  (Gideon Markowicz/JINI melalui Xinhua)   

Saksi mata Palestina mengutarakan terhadap Xinhua bahwa pesawat negara Israel menyasar wilayah yang disebutkan dengan tembakan yang digunakan intensif, sedangkan regu pertahanan sipil setempat lalu ambulans bukan dapat menjangkau beberapa pendatang yang mana terluka tepat waktu.

Menurut narasumber dan juga saksi mata setempat, asap mengepul dari seluruh wilayah Daerah Gaza sedang akibat serangan udara serta pembombardiran artileri yang digunakan belum pernah muncul sebelumnya berhadapan dengan area-area tersebut.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar