Putusan MA perihal Usia Kepala Daerah Dinilai Karpet Merah untuk Kaesang Pangarep

admin

Putusan MA perihal Usia Kepala Daerah Dinilai Karpet Merah untuk Kaesang Pangarep

JAKARTA – Putusan Mahkamah Agung (MA) yang tersebut mengubah batas waktu penghitungan usia akan segera calon kepala area (cakada) dinilai sebagai karpet merah untuk putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep. Pasalnya, usia Ketua Umum Partai Solidaritas Negara Indonesia (PSI) itu masih 29 tahun ketika ini.

Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Mulawarman Herdiansyah Hamzah Castro mengatakan, putusan MA yang dimaksud membangkitkan memori masyarakat tentang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 90 masalah batas usia capres dan juga cawapres, sehingga menciptakan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto di usia yang digunakan belum genap 40 tahun.

“Sekarang, putusan MA seolah didesain untuk meloloskan Kaesang. Caranya serupa, mengadakan karpet merah untuk berkontestasi pada kebijakan pemerintah elektoral pilpres lalu pilkada. Putusan MA ini tidaklah masuk akal. Bukan semata-mata akibat secara formil diputuskan hanya sekali di waktu 3 hari, tapi juga dasar pertimbangannya tiada memadai serta tiada masuk akal,” kata Herdiansyah ketika dihubungi, Mingguan (2/6/2024).

Baca Juga :  PSI: Putusan MA tak ada hubungannya dengan Kaesang

Herdiansyah meyakini putusan MA itu ditujukan untuk Kaesang Pangarep yang digadang-gadang akan maju di dalam Pilgub DKI Jakarta mendampingi Budisatrio Djiwandono sebagai cagubnya. “Persis (ditujukan untuk Kaesang), kalau mengawasi urut-urutan waktu, cara memutuskan, juga kepentingannya, jelas itu untuk Kaesang,” kata Herdiansyah.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar