Kementerian PANRB sebut penilaian Skala SPBE direalisasikan regu independen

admin

Kementerian PANRB sebut penilaian Skala SPBE direalisasikan regu independen

Ibukota – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan juga Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan penilaian Ukuran Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang digunakan akan diinformasikan pada Awal Minggu (27/5) pagi, direalisasikan oleh regu independen.

“Akan diberitahukan berapa semata setiap kementerian/lembaga Ukuran Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ini. Penilaiannya melibatkan tim independen, juga penilaian mandiri terkait dengan indeks SPBE,” jelas Anas di dalam Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Minggu.

Anas menambahkan bahwa pengumuman Ukuran SPBEI akan disampaikan di acara SPBE Summit 2024 pada Istana Negara, Jakarta, juga akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.

Pada kesempatan yang tersebut sama, Deputi Lingkup Kelembagaan juga Tata Laksana Kementerian PANRB Nanik Murwati menjelaskan bahwa penilaian Ukuran SPBE dilaksanakan secara objektif juga berjenjang.

Baca Juga :  Kritik Putusan MA Ubah Aturan Batas Usia Kepala Daerah, ICW Duga Untungkan Anak Jokowi

“Kami lakukan secara berjenjang, mulai dari tahapan penilaian mandiri oleh masing-masing kementerian/lembaga dan juga pemerintah daerah, kemudian dilanjutkan dengan penilaian oleh asesor dari 30 perguruan besar yang mana bekerja identik dengan kami. Nah, kemudian harapannya adalah untuk menghasilkan kembali penilaian tentu yang tersebut objektif juga profesional,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa serangkaian penilaian yang disebutkan dilanjutkan dengan finalisasi oleh Tim Sinkronisasi SPBE Nasional, sehingga tidak ada sebatas di dalam Kementerian PANRB.

Sementara itu, ia mengutarakan bahwa penilaian Skala SPBE dilaksanakan oleh pihaknya sebagai bagian dari strategi untuk melakukan pemantauan kemudian evaluasi terhadap SPBE dalam Tanah Air.

“Memastikan bahwa kematangan Ukuran SPBE kita itu memang sebenarnya terus bisa saja kami dorong menjadi lebih tinggi baik, sehingga dapat sejenis dengan negara-negara tadi, seperti dikatakan Pak Menteri, bahwa sepuluhan negara 10 Top EGDI (e-Government Development Index) ternyata tingkat efektivitasnya berjauhan lebih tinggi baik,” katanya.

Baca Juga :  Menteri PANRB: GovTech tidak aplikasi, tetapi keterpaduan layanan

EGDI merupakan hasil survei dua tahunan United Nations (UN). Berdasarkan survei 2022, Indonesi berada di dalam kedudukan 77 atau naik sebelas peringkat dibandingkan pada survei 2020.

Artikel ini disadur dari Kementerian PANRB sebut penilaian Indeks SPBE dilakukan tim independen

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar