eksekutif Diminta Jujur ke Publik serta Tak Memaksakan Tapera

admin

eksekutif Diminta Jujur ke Publik dan juga Tak Memaksakan Tapera

JAKARTA – eksekutif diminta terbuka lalu jujur untuk rakyat untuk menjelaskan maksud kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat ( Tapera ). Pasalnya, kebijakan yang dimaksud baru diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini dinilai akan membebani masyarakat.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Prakarsa, Ah Maftuchan pada diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk ‘Tapera antara Nikmat serta Sengsara’ yang dijalankan secara daring, Hari Sabtu (1/6/2024).

“Menurut saya pemerintah diperlukan lebih banyak terbuka, tambahan jujur untuk rakyat dan juga selalu mengedepankan proses perumusan kebijakan, regulasi yang digunakan tambahan partisipatif,” kata Maftuchan.

Maftuchan mengaku telah terjadi berinteraksi dengan beberapa konfederasi serikat pekerja, beberapa waktu lalu. Dalam komunikasi tersebut, ada yang tersebut mengaku bukan diundang di pembahasan inovasi peraturan pemerintah (PP) ini.

Baca Juga :  Kritik Putusan MA Ubah Aturan Batas Usia Kepala Daerah, ICW Duga Untungkan Anak Jokowi

Ada pula, yang mengaku baru diundang sekali. Sayangnya, kata dia, konfederasi yang tersebut hadir di undangan pemerintah ini tidaklah mendapatkan penjelasan terkait substansi yang digunakan matang terhadap kebijakan tersebut.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar