Amar Bank nilai segmen UMKM tak begitu sensitif terhadap suku bunga

admin

Amar Bank nilai segmen UMKM tak begitu sensitif terhadap suku bunga

Kalau kita lihat sektor yang mana kami layani kebanyakan adalah UMKM

Jakarta – Senior Vice President Finance PT Bank Amar Nusantara Tbk (Amar Bank) David Wirawan memandang segmen bisnis mikro, kecil, juga menengah (UMKM) yang dimaksud dilayani oleh bank digital itu tak begitu sensitif terhadap kenaikan atau inovasi suku bunga acuan Bank Negara Indonesia (BI-Rate).

“Kalau kita lihat sektor yang tersebut kami layani kebanyakan adalah UMKM. Bagian ini adalah sektor yang tersebut boleh saya katakan agak cukup inelastis terhadap suku bunga,” kata David pada public expose di dalam Jakarta, Rabu.

David menilai, para pelaku UMKM yang dimaksud berubah menjadi klien Amar Bank lebih besar mengutamakan apakah mereka itu dapat membayar cicilan secara berkala untuk dapat melanjutkan bisnisnya. Para pelaku UMKM ini biasanya juga memerlukan dana yang dimaksud cepat untuk menyimpan kelangsungan usaha mereka.

Baca Juga :  UMKM warga negara yang tinggal di luar negeri Belanda binaan BNI capai titik impas kurang dari setiap tahun

Meski begitu, Amar Bank akan terus mengamati juga mencermati perkembangan suku bunga acuan BI termasuk bagaimana dampaknya terhadap strategi kegiatan bisnis bank. Untuk pada waktu ini, Amar Bank sendiri masih menahan suku bunganya satu di antaranya suku bunga kredit untuk UMKM.

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar