Ribuan warga terpencil ke Tator Sulsel pada masa kini nikmati listrik PLN 24 jam

admin

Ribuan warga terpencil ke Tator Sulsel pada masa pada masa kini nikmati listrik PLN 24 jam

Listrik ketika ini telah lama menjadi keinginan primer bagi masyarakat. Kami, dengan dengan pemerintahan terus meningkatkan akses listrik secara merata, khususnya pada wilayah 3T

Makassar –

Sebanyak 3.928 keluarga yang tersebut tersebar di 12 Desa di Kecamatan Mappak kemudian Kecamatan Simbuang Daerah Tana Toraja (Tator), Provinsi Sulawesi Selatan pada masa kini bisa saja menikmati listrik PLN selama 24 jam.

 

 

Hadirnya akses listrik 24 jam nonstop untuk dalam wilayah terpencil Tana Toraja yang disebutkan sebagai wujud komitmen PLN pada menyediakan listrik berkeadilan untuk masyarakat, tak terkecuali pada kawasan Terdepan, Terluar lalu Tertinggal (3T).
 

 

"Listrik ketika ini telah lama menjadi keperluan primer bagi masyarakat. Kami, dengan dengan otoritas terus meningkatkan akses listrik secara merata, khususnya di dalam wilayah 3T," kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, lalu Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Moch Andy Adchaminoerdin di dalam Makassar, Jumat.
 

Adapun 12 desa yang digunakan sekarang tersambung listrik PLN itu yakni Desa Dewata, Desa Kondodewata, Desa Sengpepoarikan, Desa Miallo, Desa Tanete, Desan Butang dalam Kecamatan Mappak; Desa Batuallu, Desa Sima, Desa Makodo, Desa Pobembe, Desa Simbuang kemudian Desa Pobembe Mesakada yang mana berada di Kecamatan Simbuang.

 

 

Andy mengatakan, pengerjaan infrastruktur kelistrikan ke Daerah Tana Toraja ini adalah wujud peluncuran Negara melalui PLN untuk menegaskan akses listrik yang mana adil kemudian merata bagi seluruh masyarakat.
 

 

"Kita berharap dapat memberikan sumbangan nyata pada meningkatkan kesejahteraan dan juga kualitas hidup seluruh warga Indonesia," ujar Andy.
 

 

Andy mengungkapkan bahwa PLN terus menjalankan beragam upaya untuk menyalurkan listrik ke area 3T ke Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, kemudian Sulawesi Barat. Berbagai acara yang dijalankan PLN yang disebutkan juga bertujuan mencapai Rasio Elektrifikasi 100 persen.
 

 

"Penyalaan ini juga merupakan dukungan PLN untuk pemerintah untuk segera mencapai target Rasio Elektrifikasi Nasional sebesar 100 persen," tambahnya.
 

 

PLN melakukan pengerjaan infrastruktur yang tersebut sudah pernah direalisasikan antara lain adalah Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 54,06 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 35,78 kms juga 20 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 825 kilo Volt Ampere (KVA).
 

 

Andy menuturkan bahwa konstruksi infrastuktur kelistrikan untuk melistriki 12 Desa ini cukup menantang. Dengan akses jalanan yang sulit dilewati juga juga tempat kejadian perkembangan jaringan yang dimaksud rawan longsor.
 

 

“Meskipun dihadapkan dengan berbagai kendala, hal yang disebutkan bukan menghentikan semangat tim PLN pada menyediakan listrik bagi desa-desa tersebut. Kami juga ingin menyampaikan apresiasi untuk pemerintah setempat dan juga penduduk yang mana turut membantu tim PLN pada proses mobilisasi material," ungkap Andy.
 

Andy berharap pengembangan infrastruktur kelistrikan yang tersebut telah lama diwujudkan PLN tidaklah belaka menghadirkan listrik 24 jam untuk seluruh warga di desa tersebut, tetapi sekaligus meningkatkan perekonomian.

 

 

Kehadiran listrik PLN ini pun disambut gembira oleh salah satu warga Desa Simbuang, Nurmadina, yang mana akhirnya dapat merasakan listrik di dalam desanya.
 

 

"Kami sangat senang akhirnya bisa jadi merasakan listrik 24 jam dari PLN, selama bertahun-tahun kami hanya sekali menggunakan listrik dari turbin yang dimaksud belaka menyala ke waktu malam hari saja," ujar Nurmadina.
 

 

Sementara itu, Kepala Desa Pongbembe, Mey Taruk Linggi mengapresiasi upaya PLN pada melistriki desanya. “Perjuangan PLN yang mana luar biasa di melistriki tempat terpencil, perjuangan menghadirkan tiang dengan beraneka macam upaya itu luar biasa,” ujar Mey.
 

 

Mey menambahkan kegunaan dari akses listrik yang digunakan stabil serta terjangkau bukan cuma terbatas pada penerangan rumah-rumah, tetapi juga menyebabkan dampak yang dimaksud luas di meningkatkan kualitas hidup dan juga mengupayakan pertumbuhan ekonomi.
 

 

 

 

Artikel ini disadur dari Ribuan warga terpencil di Tator Sulsel kini nikmati listrik PLN 24 jam

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar