KPU tetapkan jadwal PSU dan juga hitung ulang surat pendapat pascaputusan MK

admin

KPU tetapkan jadwal PSU lalu juga hitung ulang surat pendapat pascaputusan MK

DKI Jakarta – Komisi Pemilihan Umum RI sudah pernah menetapkan tahapan dan juga jadwal pemungutan pernyataan ulang dan dan juga penghitungan ulang surat pengumuman sebagai perbuatan lanjut putusan Mahkamah Konstitusi berhadapan dengan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) untuk Pemilihan Umum Legislatif 2024.

Pada Selasa, berdasarkan Surat Keputusan KPU RI Nomor 767 tentang Tahapan serta Jadwal Penghitungan Ulang Surat Suara Pasca-Putusan MK; Nomor 768 tentang Tahapan serta Jadwal Pemungutan Suara Ulang Pasca-Putusan MK; juga Nomor 769 tentang Tahapan juga Jadwal Pemungutan Suara Ulang juga Penghitungan Ulang Surat Suara Pasca-Putusan MK, KPU sudah menetapkan tanggal 19, 22, 26, serta 29 Juni, juga 6 kemudian 13 Juli untuk seluruh tahapan penghitungan ulang surat pengumuman serta pemungutan pernyataan ulang (PSU).

Baca Juga :  Sekjen KPU siap beri informasi di sidang dugaan asusila Hasyim

Pemungutan pernyataan ulang dijadwalkan dijalankan pada hari Sabtu.

Sebelumnya, Mingguan (16/8), anggota KPU RI Idham Holik mengutarakan lembaganya memang benar memilih hari libur supaya calon pemilih mempunyai waktu yang dimaksud tepat untuk datang ke tempat pemungutan pendapat (TPS).

"Hari Hari Sabtu adalah hari libur sehingga pemilih memiliki waktu yang dimaksud pas untuk memberikan suaranya ke tempat pemungutan suara," kata Idham.

KPU membagi jadwal tahapan berdasarkan putusan MK sebagai berikut:

Pemungutan pengumuman ulang kemudian penghitungan ulang surat ucapan dalam TPS direncanakan pada:

Hari Sabtu 22 Juni 2024 untuk:
1. Putusan MK No.: 143-01-03-29/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
2. ⁠Putusan MK No.: 01-01-05-32/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024

Sabtu,29 Juni 2024 untuk:
1. Putusan MK No: 55-02-02-12/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
2. ⁠Putusan MK No: 74-01-12-12/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
3. ⁠Putusan MK No: 251-01-17-04/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
4. ⁠Putusan MK No: 225-01-01-04/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
5. ⁠Putudan MK No: 234-01-03-04/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
6. ⁠Putusan MK No: 05-01-12-38/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
7. ⁠Putusan MK No: 284-01-02-20/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
8. ⁠Putusan MK No: 149-01-16-02/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
9. ⁠Putusan MK No: 184-01-04-02/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
10. ⁠Putusan MK No: 98-01-05-26/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
11. ⁠Putusan MK No: 73-01-03-05/PHPU.DPR-DPRD-XXI/2024

Baca Juga :  ILDES dorong penyempurnaan sistem hukum lewat amandemen UUD NRI 1945

Hari Sabtu 13 Juli 2024 untuk:
1. Putusan MK No.: 125-01-08-29/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
2. ⁠Putusan MK No: 247-01-04-04/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
3. ⁠Putusan MK No: 177-02-16-37/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
4. ⁠Putusan MK No: 185-02-16-37/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
5. ⁠Putusan MK No: 158-02-16-37/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
6. ⁠Putusan MK No: 03-03/PHPU.DPD-XXII/2024

Penghitungan ulang surat pernyataan direncanakan pada Rabu 26 Juni 2024 untuk:
1. Putusan MK No: 219-01-14-23/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
2. ⁠Putusan MK No: 269-01-08-15/PHPU.DPR-DPRD-XXI/2024

Penghitungan ulang surat pendapat pada Rabu 19 Juni 2024 untuk:
1. Putusan MK No: 275-01-05-06/PHPU.DPR-DPRD-XXI/2024
2. ⁠Putusan MK No: 128-01-05-34/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
3. ⁠Putusan MK No: 118-01-14-15/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
4. ⁠Putusan MK No: 261-01-12-15/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
5. ⁠Putusan MK No: 21-02-08-18/PHPU.DPR-DPRD-XXI/2024

Penghitungan ulang surat pengumuman direncanakan pada Hari Sabtu 06 Juli 2024 untuk:
1. Putusan MK No: 153-01-12-01/PHPU.DPR-DPRD-XXI/2024
2. ⁠Putusan MK No: 54-01-05-01/PHPU.DPR-DPRD-XXII/ 2024
3. ⁠Putusan MK No: 20-01-04-01/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
4. ⁠Putusan MK No: 121-02-22-01/PHPU.DPR-DPRD-XXI/2024
5. ⁠Putusan MK No: 105-01-18-01/PHPU.DPR-DPRD-XXI/2024
6. ⁠Putusan MK No: 16-01-22-01/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024
7. ⁠Putusan MK No: 221-01-12-37/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024

Baca Juga :  Pakar tentang tawaran cawagub: Tempat PKS dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta strategis

Artikel ini disadur dari KPU tetapkan jadwal PSU dan hitung ulang surat suara pascaputusan MK

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar