Berapa biaya klaim asuransi mobil? Cek rinciannya

admin

Berapa biaya klaim asuransi mobil? Cek rinciannya

Jakarta (ANTARA) –

Biaya klaim asuransi mobil kerap kali mengejutkan pemiliknya. Hal itu disebabkan pemilik kendaraan tidak membaca lagi dengan cermat rincian biaya yang mana sudah ada tercantum pada polis asuransi.

Untuk itu, bagi penting bagi calon pengguna asuransi untuk mengenali cara perhitungan asuransi kendaraan sebelum memutuskan untuk membeli polis asuransi tertentu.

Terdapat beberapa unsur yang mana mempengaruhi nilai tukar asuransi mobil antara lain jenis perlindungan, harga jual kendaraan, dan juga wilayah domisili kendaraan.

Jadi, jikalau Anda ingin memberikan proteksi asuransi untuk kendaraan, berapa biaya asuransi mobil yang dimaksud harus pada bayar? Ini adalah penjelasannya:

Besaran biaya klaim asuransi mobil

 

Setelah klaim diajukan lalu disetujui, pihak asuransi akan menetapkan biaya klaim sesuai dengan kejadian risiko.

 

Besarnya biaya own risk (risiko sendiri) bervariasi tergantung pada premi asuransi mobil yang tersebut dibayarkan.

 

Semakin besar premi asuransinya, biasanya semakin rendah biaya own risk yang tersebut harus dibayar, kemudian begitupun sebaliknya.

 

Hal yang dimaksud mengacu berdasarkan surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 6/SEOJK.05/2017 yang tersebut mengatur persoalan tarif premi asuransi untuk asuransi harta benda lalu asuransi kendaraan bermotor.

Besaran biaya klaim asuransi mobil tergantung pada premi yang tersebut dibayarkan oleh nasabah. Jika premi yang digunakan dibayarkan cukup besar, maka biaya deductible akan relatif kecil, yaitu minimal Rp300.00.

Baca Juga :  Kementan perluas areal tanam untuk mitigasi dampak musim kemarau

 

Hal ini, sesuai dengan peraturan yang tersebut ditetapkan OJK. Namun, ada kemungkinan biaya deductible sanggup lebih besar besar dari total tersebut.

 

Dilansir dari laman resmi OJK, disebutkan nominal minimum untuk biaya klaim asuransi kendaraan. Peraturannya dijelaskan secara rinci sebagai berikut:
  • Perusahaan asuransi dapat menetapkan aturan tentang biaya risiko sendiri, seperti mengajukan permohonan klien membayar minimal 10 persen dari nilai klaim atau deductible minimum sebesar Rp300.000 untuk setiap insiden.
  • Biaya deductible kendaraan beroda dua dikenakan minimum sebesar Rp150.000 melawan setiap kejadian yang tersebut dialami.

 

Deductible dapat mencapai lebih tinggi dari Rp500.000 untuk setiap kejadian, tergantung pada jenis kerusakan seperti lecet atau baret pada mobil.

 

Biaya klaim asuransi mobil akan bervariasi tergantung pada pendorong kehancuran seperti banjir, pencurian, atau kehilangan.

 

Namun, pemilik asuransi perlu memperhatikan beberapa hal sebelum mengajukan klaim:
  • Pemilik asuransi mobil harus membayar biaya klaim setiap kali dia mengajukan klaim asuransi.
  • Deductible hanya saja dikenakan pada klaim asuransi yang disebabkan oleh kecacatan fisik.
Baca Juga :  WWF Bali diharapkan sanggup ciptakan solusi pengelolaan air global

Baca juga: Apa itu asuransi mobil All Risk? Ini adalah daftar keuntungannya

Baca juga: Jangan salah pilih, kenali jenis juga khasiat asuransi mobil
 

Pembayaran biaya klaim asuransi mobil diwujudkan setelahnya pihak asuransi menyetujui pengajuan kecacatan atau kerugian. Total biaya perbaikan dikurangi dengan nominal deductible, kemudian itulah jumlah total pertanggungan yang tersebut akan dibayarkan oleh pihak asuransi.

Ketentuan pembayaran klaim asuransi mobil

 

1. Pembayaran per any one accident dalam polis

 

Polis asuransi mobil mencantumkan ketentuan biaya klaim per any one accident. Ini adalah berarti biaya klaim akan dibebankan per kejadian atau risiko yang dimaksud terjadi.

 

2. Pembayaran dua kali own risk atau dua kali kecelakaan

 

Jika kamu mengalami dua kali kejadian risiko atau kecelakaan, pihak asuransi akan membebankan biaya klaim dua kali pasca mendapat persetujuan dari kamu sebagai pemegang polis.

 

3. Dipotong dari biaya tanggungan

 

Pihak asuransi juga dapat secara langsung mengempiskan biaya own risk dari jumlah keseluruhan biaya pertanggungan yang disetujui.

 

Misalnya, jikalau biaya pertanggungan sesuai premi adalah 12 jt rupiah, maka total yang disebutkan akan dikurangi biaya klaim sebesar 300 ribu rupiah. Dengan demikian, sisa biaya pertanggungan kamu berubah jadi Rp11.700.000.

 

4. Dengan meninjau asal-mula kecelakaan

 

Meskipun OJK telah lama menetapkan biaya klaim asuransi mobil minimal sebesar Rp300 ribu, ada kemungkinan kamu harus membayar lebih lanjut dari jumlah agregat yang disebutkan pada waktu mengajukan klaim.

 

Hal ini dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu nilai premi atau pemicu kecelakaan.

 

Misalnya, asuransi dapat mengenakan biaya own risk sebesar 10 persen dari nilai klaim untuk kejadian huru-hara, atau minimal Rp500 ribu.

 

Meskipun OJK sudah mengeluarkan aturan mengenai biaya klaim asuransi mobil, pihak asuransi terus mempunyai kewenangan di menetapkan biayanya.

 

Oleh akibat itu, biaya klaim dapat berbeda-beda. Untuk mengetahui biaya klaim asuransi mobil, sebaiknya kamu mengecek polis asuransi mobil sebelum membelinya.

 

 

Baca juga: Jasa Marga: biaya tol bukan diantaranya premi asuransi

Baca Juga :  Kementan perluas areal tanam untuk mitigasi dampak musim kemarau

Baca juga: Fitur canggih mobil baru bisa saja naikkan biaya asuransi

 

Artikel ini disadur dari Berapa biaya klaim asuransi mobil? Cek rinciannya

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar