Anggota DPR: Parpol harus didik komunitas sadar berdemokrasi

admin

Anggota DPR: Parpol harus didik komunitas sadar berdemokrasi

Demokrasi di di sini adalah cara kita di menjalankan pemilihan pemimpin yang betul-betul jadi hajatan rakyat tidak hajatan elite, bukanlah hajatan partai

Solo – Anggota DPR RI Aria Bima menyatakan partai urusan politik harus mampu mendidik penduduk miliki kesadaran di berdemokrasi menyusul pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada waktu dekat.

"Demokrasi di dalam di sini adalah cara kita di menjalankan pemilihan pemimpin yang betul-betul jadi hajatan masyarakat tidak hajatan elite, bukanlah hajatan partai," katanya pada Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dalam Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Ia menyatakan justru partai kebijakan pemerintah harus memfasilitasi masyarakat untuk menjalankan pesta demokrasi sehingga masyarakat bisa jadi menentukan jalannya pemilihan.

"Kesadaran partai ini penting mulai dari tingkat anak ranting, ranting, lalu PAC. Oleh akibat itu, pada tradisi empat pilar ini, khusus untuk PAC dan juga ketua ranting. Kami ingin bagaimana pemahaman tentang demokrasi yang tersebut konstitusional, pada mana demokrasi mengacu pada kedaulatan rakyat, kesadaran berpartai adalah salah satunya institusi belajar urusan politik untuk rakyat," tuturnya.

Baca Juga :  Timwas Haji DPR dorong pemanfaatan unsur baku lokal bagi jamaah haji

Ia berharap kegiatan yang dimaksud juga dihadiri oleh oleh partai urusan politik lain. "Jadi mengambil bagian membantu rakyat di rute institusi belajar kebijakan pemerintah di kita berdemokrasi," ujarnya.

Ia memaparkan salah satu kesempatan penduduk untuk berdemokrasi yakni pada penyelenggaraan pilkada.

"Kesadaran ini penting. Kita harus sadar bagaimana pada era orde baru rakyat tidak ada diberikan ruang untuk menentukan jalannya pemerintahan pada menentukan pemimpin. Saat itu semata-mata dipilih DPRD tingkat dua atau provinsi," ucapnya.

Bahkan, menurut ia bentuk keterwakilan pada pada waktu itu juga bukan merepresentasikan dari perwakilan partai urusan politik lewat pilpres yang tersebut demokratis.

"Oleh lantaran itu, jangan sampai pilkada terjadi manipulasi kehendak rakyat, seperti money politics atau bermacam hal sejenisnya sehingga demokrasi dipertanyakan, sehingga apakah pemilihan secara langsung masih perlu, apakah rakyat dapat disogok," imbuhnya.

Baca Juga :  Kritisi RUU Polri, YLBHI: Ada Udang ke Balik Batu

Artikel ini disadur dari Anggota DPR: Parpol harus didik masyarakat sadar berdemokrasi

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar